Visual Control Manajemen Bengkel/Laboratorium Pendidikan di BBPPMPV BOE
Bengkel yang layak atau memadai untuk praktik harus memenuhi antara lain: kondisi bengkel baik, perawatan bengkel terjaga, peralatan praktik memadai, perlengkapan bahan praktik yang memadai dengan menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja bagi personel bengkel dan siswa.
Kegiatan Pelatihan Manajemen Bengkel/Laboratorium Pendidikan secara resmi telah dibuka oleh Dr.I Gusti Made Ardana., S.Pd., M.T. Kepala BBPPMPV BOE Malang (20/02/2023) di Aula Mitreka Satata Graha.

Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif dan Elektronik telah menerapkan konsep Merdeka Belajar pada Pelatihan Manajemen Bengkel/Laboratorium Pendidikan di Teknik Mesin, hal tersebut dimaksudkan agar para peserta didik, bisa mendapatkan suasana yang menyenangkan merupakan bagian dari Merdeka Belajar, dimana proses pendidikan yang harus menciptakan suasana-suasana yang membahagiakan.
Terlihat para peserta diklat pengelola bengkel sangat antuasia melakukan diskusi kelompok di ruang terbuka (outdoor) taman BOE, membuat usulan bahan praktek teknik mesin. Pada kegiatan tersebut hal menarik disampaikan oleh Rizal Fathoni dari SMKN Batui Sulawesi Tengah.”Saya tidak menyangka bahwa pada pelatihan management bengkel di BBPPMPV BOE Malang ini, ternyata tidak hanya mengatur bahan saja, namun juga mengukur layout tataletak dari peralatan bengkel itu sendiri, katanya
Dengan fasilitas yang sangat nyaman, pelayanan yang sangat baik, dan pelatihan ini ditunjang peralatan yang sangat lengkap dapat menambah ilmu saya, “ungkap Komang dari Gorontalo. Demikian pula diungkap oleh M Faid dari SMKN1 Tarano Kab. Sumbawa NTB, berharap setelah diklat ini kami bisa melakukan perbaikan-perbaikan dan management bengkel lebih baik lagi sesuai SOP management bengkel. “Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi saya selaku guru disekolah dan akan saya sampaikan pada anak-anak didik,” tambah Fikri Sulaiman dari SMK Muhammadiyah Gorontalo “Pelatihan manajemen bengkel di Teknik Mesin dengan melakukan projek pembuatan Visual Control (Toolboard for machinery),”kata Sumaryanto Widyaiswara Teknik Mesin BBPPMPV BOE.
Dijelaskan dalam materinya bahwa, salah satu tugas teknisi bengkel/laboratorium di SMK adalah melakukan pernyimpanan peralatan, visual control dimaksudkan untuk memudahkan dalam menyimpan peralatan menggunakan tanda pengenal (Praktek RAPI) pada 5R. Penggunaan system memudahkan dalam melakukan pengecekan peralatan yang kurang, ataupun saat pengembalian peralatan pada tempatnya.
Pembuatan toolboard menggunakan plat berlubang dan diberikan tanda sesuai dengan peralatan yang dipasangs sedangkan penyimpanan mata bor pada tools drawer dibuat pocket untuk mengelompokan ukuran mata bor.
Pelatihan ini dilaksanakan selama 6 hari (25/02/2023) setara dengan 60 Jam @ 45 menit. Dengan harapan peserta di kelas manajemen bengkel mendapat pengetahuan tentang pengelolaan bengkel sekolah sesuai dengan standar pengelolaan bengkel, sehingga bengkel dapat dimanfaatkan secara optimal dalam peningkatan kompetensi siswa.
