Kemendikdasmen dan BBW Jerman Bahas Kerja Sama Pendidikan Vokasi

Kemendikdasmen dan BBW Jerman Bahas Kerja Sama Pendidikan Vokasi

Kemendikdasmen dan BBW Jerman Bahas Kerja Sama Pendidikan Vokasi

Jakarta, 5 Agustus 2026 – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menerima kunjungan delegasi Bildungswerk der Bayerischen Wirtschaft (BBW) Jerman dalam rangka audiensi penjajakan kerja sama pendidikan dan pelatihan vokasi antara Indonesia dan Jerman. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Sidang Rinjani, Gedung E Kemendikdasmen ini dipimpin oleh Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus serta dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kepala Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif dan Elektronika (BBPPMPV BOE).

Audiensi ini merupakan tindak lanjut atas permohonan BBW Jerman untuk menjajaki peluang kolaborasi dalam pengembangan pendidikan vokasi, khususnya pada sektor otomotif dan kendaraan listrik (e-mobility). Selain memperkuat hubungan antara institusi pendidikan vokasi Indonesia dan Jerman, pertemuan tersebut juga menjadi wadah diskusi mengenai pengembangan sumber daya manusia yang mampu menjawab kebutuhan industri di masa depan.

Dalam sesi pemaparan, delegasi BBW Jerman memperkenalkan profil lembaganya sebagai salah satu penyedia pendidikan dan pelatihan vokasi nirlaba terkemuka di Jerman. Didirikan pada tahun 1969 oleh asosiasi pengusaha Bavaria, BBW Group kini mengoperasikan lebih dari 500 lokasi dengan dukungan lebih dari 11.000 tenaga kerja. Lembaga ini juga mengelola berbagai pusat pelatihan vokasi yang berfokus pada bidang teknik elektro, mekatronika, serta teknologi manufaktur.

Salah satu agenda utama dalam kunjungan tersebut adalah pelaksanaan Fact Finding Mission (FFM) untuk mengkaji potensi pengembangan proyek Technical and Vocational Education and Training (TVET) di bidang kendaraan listrik (e-mobility) di Indonesia. Selain melakukan audiensi di Kemendikdasmen, delegasi BBW juga dijadwalkan mengunjungi SMKN 55 Jakarta dan SMKN 2 Sleman guna memperoleh gambaran langsung mengenai implementasi pendidikan vokasi di Indonesia. Hasil dari rangkaian kunjungan ini akan menjadi dasar dalam penyusunan program kerja sama yang sesuai dengan kebutuhan para mitra di Indonesia.

Sejumlah isu strategis menjadi fokus pembahasan dalam audiensi, di antaranya program prioritas Kemendikdasmen dalam pengembangan pendidikan vokasi, tantangan dan peluang sektor otomotif serta kendaraan listrik, kebutuhan kompetensi masa depan, praktik baik kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri, hingga peluang pengembangan proyek TVET di masa mendatang. Diskusi tersebut diharapkan mampu menghasilkan langkah-langkah konkret dalam memperkuat keterkaitan antara pendidikan vokasi dan kebutuhan dunia kerja.

Melalui program kemitraan yang ditawarkan, BBW Jerman membuka peluang kerja sama dalam pengembangan kurikulum berbasis praktik kerja, peningkatan kompetensi pendidik dan instruktur industri, penguatan kemitraan antara lembaga pendidikan vokasi dan dunia usaha serta industri, hingga pengembangan materi pembelajaran dan instrumen evaluasi yang lebih modern. Program tersebut direncanakan didukung oleh Kementerian Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan Federal Jerman (BMZ) dan dikoordinasikan oleh Sequa.

Partisipasi BBPPMPV BOE dalam audiensi ini merupakan bagian dari komitmen balai dalam mendukung penguatan ekosistem pendidikan vokasi, khususnya pada bidang otomotif dan elektronika. Melalui kolaborasi dengan mitra internasional, diharapkan pengembangan kompetensi pendidik, kurikulum, serta pembelajaran berbasis kebutuhan industri dapat terus ditingkatkan sehingga menghasilkan lulusan vokasi yang adaptif, inovatif, dan memiliki daya saing di tingkat global.

Bagikan:
WhatsApp