BBPPMPV BOE Perkuat Budaya Pelayanan Prima melalui Forum Konsultasi Publik Tahun 2026
Malang, 27 Juli 2026 – Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif dan Elektronika (BBPPMPV BOE) menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mereviu Standar Pelayanan yang telah diterapkan. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Pramudhita BBPPMPV BOE ini diikuti oleh pimpinan, pegawai, serta perwakilan dari berbagai unit kerja sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas, partisipatif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Bagian Tata Usaha BBPPMPV BOE, Yusnalin, S.S., M.M. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa BBPPMPV BOE merupakan organisasi publik yang memiliki mandat untuk memberikan layanan kepada masyarakat melalui penyelenggaraan pelatihan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta penjaminan mutu pendidikan vokasi. Oleh karena itu, setiap layanan yang diberikan harus senantiasa dievaluasi dan disempurnakan agar mampu memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat sebagai pengguna layanan.

Yusnalin menyampaikan bahwa Forum Konsultasi Publik menjadi media penting untuk membangun komunikasi dua arah antara penyelenggara layanan dan masyarakat. Melalui forum ini, berbagai pemangku kepentingan diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi, masukan, kritik, maupun saran terhadap kebijakan dan standar pelayanan yang telah diterapkan. Hasil diskusi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dalam penyempurnaan layanan sehingga kualitas pelayanan publik dapat terus meningkat secara berkelanjutan.
Beliau juga menjelaskan bahwa penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik merupakan bagian dari implementasi kebijakan pemerintah dalam mewujudkan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan partisipatif. Kehadiran forum ini tidak hanya sebagai pemenuhan regulasi, tetapi juga menjadi sarana strategis bagi BBPPMPV BOE untuk memastikan setiap kebijakan pelayanan benar-benar memberikan manfaat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Yusnalin menekankan bahwa Standar Pelayanan harus terus berkembang dan tidak boleh berhenti pada dokumen yang telah ditetapkan. Setiap tahun, standar pelayanan perlu dievaluasi dan diperbarui mengikuti perkembangan kebutuhan pengguna layanan. Tidak hanya pada layanan inti, peningkatan juga harus dilakukan terhadap layanan pendukung, termasuk penyediaan fasilitas umum, kenyamanan lingkungan, area parkir, ruang terbuka, hingga berbagai fasilitas penunjang lainnya yang mendukung pengalaman masyarakat saat memperoleh layanan di BBPPMPV BOE.
Perhatian juga diberikan pada peningkatan kualitas pelayanan tamu sejak pertama kali memasuki kawasan BBPPMPV BOE. Mulai dari prosedur penyambutan di pintu gerbang, pelayanan petugas keamanan, pengaturan parkir kendaraan, penyediaan informasi, hingga pelayanan resepsionis harus memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas, terdokumentasi, dan dilaksanakan secara konsisten. Dengan demikian, masyarakat akan memperoleh pengalaman pelayanan yang profesional, ramah, cepat, dan nyaman sejak awal kedatangannya.

Selain peningkatan pelayanan, BBPPMPV BOE terus memperkuat tata kelola organisasi melalui berbagai instrumen evaluasi, seperti evaluasi pelayanan publik, keterbukaan informasi publik, akuntabilitas kinerja instansi pemerintah, sistem manajemen keamanan informasi, serta berbagai penilaian kelembagaan lainnya. Seluruh proses tersebut dilaksanakan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai unit kerja sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam membangun organisasi yang adaptif dan berorientasi pada mutu.
Melalui Forum Konsultasi Publik Tahun 2026 ini, BBPPMPV BOE berharap dapat menghimpun berbagai rekomendasi konstruktif dari para peserta, sekaligus mengadopsi praktik-praktik baik (best practices) dari berbagai instansi sebagai referensi dalam pengembangan pelayanan.
