Sosialisasi dan Internalisasi Manajemen Talenta Perkuat Implementasi Sistem Merit di BBPPMPV BOE
Malang, 23 Juli 2026 – Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif dan Elektronika (BBPPMPV BOE) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Kepegawaian: Sosialisasi dan Internalisasi Manajemen Talenta sebagai langkah strategis dalam memperkuat pemahaman Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap implementasi Manajemen Talenta di lingkungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BBPPMPV BOE dalam mendukung terwujudnya pengelolaan ASN yang profesional, objektif, transparan, dan berbasis sistem merit, yaitu sistem yang menempatkan kualifikasi, kompetensi, kinerja, serta integritas sebagai dasar utama dalam pengembangan karier dan penempatan jabatan.
Penguatan Pemahaman Manajemen Talenta ASN
Sosialisasi ini diikuti oleh seluruh pegawai BBPPMPV BOE dengan tujuan menyamakan persepsi dan meningkatkan pemahaman terkait kebijakan serta implementasi Manajemen Talenta. Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap pegawai mampu memahami perannya dalam mendukung pengelolaan SDM yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Hadir sebagai narasumber, Nana Ade Suryana, S.Psi., M.M., Kepala Bagian Manajemen Talenta, Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia (OSDM) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Dalam paparannya, beliau menjelaskan secara komprehensif mengenai konsep Manajemen Talenta, yang mencakup:
Identifikasi potensi dan kinerja pegawai
- Pemetaan talenta (talent mapping)
- Pengelolaan talent pool
- Strategi pengembangan kompetensi ASN
- Integrasi Manajemen Talenta dalam sistem merit
Beliau menegaskan bahwa Manajemen Talenta merupakan instrumen penting dalam memastikan organisasi memiliki ASN yang tepat pada posisi yang tepat, serta mampu menjawab tantangan perubahan dan kebutuhan organisasi di masa depan.
Manajemen Talenta sebagai Pilar Sistem Merit
Dalam penjelasannya, narasumber juga menekankan bahwa implementasi Manajemen Talenta tidak dapat dipisahkan dari penerapan sistem merit. Sistem ini menjadi fondasi utama dalam membangun birokrasi yang profesional, di mana pengembangan karier ASN tidak lagi didasarkan pada subjektivitas, melainkan pada data kinerja, kompetensi, dan potensi yang terukur.
Dengan penerapan yang konsisten, Manajemen Talenta diharapkan mampu menciptakan ekosistem kerja yang sehat, kompetitif, dan mendorong lahirnya ASN yang unggul serta berdaya saing tinggi.

Penguatan Budaya Kerja dan Pengembangan SDM
Selain memberikan pemahaman teknis, kegiatan ini juga mendorong terbentuknya budaya kerja yang berorientasi pada kinerja, pembelajaran berkelanjutan, dan pengembangan diri. Pegawai didorong untuk lebih aktif dalam mengikuti asesmen, pengembangan kompetensi, serta berpartisipasi dalam proses pemetaan talenta sebagai bagian dari perjalanan karier ASN.
Melalui kegiatan ini, peserta juga memperoleh penguatan terkait kebijakan Manajemen Talenta yang diterapkan oleh Biro OSDM Kemendikdasmen, sehingga diharapkan dapat diimplementasikan secara konsisten di lingkungan kerja masing-masing.
Hasil yang Diharapkan
Dari pelaksanaan kegiatan ini, terdapat beberapa capaian yang diharapkan, antara lain:
- Meningkatnya pemahaman pegawai mengenai konsep, mekanisme, dan manfaat Manajemen Talenta dalam pengembangan karier ASN.
- Terbangunnya komitmen organisasi untuk mendukung implementasi Manajemen Talenta secara berkelanjutan di BBPPMPV BOE.
- Meningkatnya motivasi pengembangan diri pegawai, sehingga lebih aktif dalam peningkatan kompetensi dan kesiapan mengikuti proses pemetaan talenta.
Komitmen BBPPMPV BOE
Melalui kegiatan sosialisasi dan internalisasi ini, BBPPMPV BOE menegaskan komitmennya untuk terus mendukung transformasi pengelolaan ASN yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kinerja.
