Dr. Muchlas Rowi: Coding dan AI Wajib Jadi Bagian Kurikulum Pendidikan Vokasi
Malang, 9 September 2025 – Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif dan Elektronika (BBPPMPV BOE) menyelenggarakan Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) Angkatan 2 yang berlangsung pada 8–11 September 2025 di Aula BBPPMPV BOE, Malang.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut kebijakan Kemendikdasmen dalam meningkatkan kompetensi guru vokasi di era digital. Salah satu penguatan materi disampaikan oleh Dr. Muhammad Muchlas Rowi, S.F., S.H., M.M., SKM Bidang Transformasi Digital & Kecerdasan Buatan Kemendikdasmen.

Dalam paparannya, Dr. Muchlas menegaskan bahwa sistem pendidikan vokasi harus mampu mengejar ketertinggalan karena dunia kerja kini berubah dengan sangat cepat.
“Tugas-tugas rutin mulai tergantikan oleh otomatisasi, dan AI mengambil alih pekerjaan clerical. Namun, di saat yang sama, AI juga menciptakan banyak profesi baru,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah paradigma dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Oleh karena itu, keterampilan digital harus menjadi bagian penting dalam kurikulum.

“Koding dan kecerdasan artifisial bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan esensial yang harus diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan kita. AI bukan hanya mengubah cara kita bekerja, tetapi juga menentukan siapa yang tetap dibutuhkan di dunia kerja masa depan,” tambahnya.
Tujuan Pelatihan KKA
- Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial Angkatan 2 ini bertujuan untuk:
- Meningkatkan pemahaman guru terhadap kebijakan nasional terkait coding dan AI.
- Memperkuat implementasi transformasi pendidikan digital di sekolah.
- Membekali guru agar mampu menyiapkan peserta didik menghadapi tantangan industri 4.0 dan society 5.0.
Harapan ke Depan
Melalui pelatihan ini, BBPPMPV BOE berharap para guru dapat menjadi agen perubahan di sekolah masing-masing dengan membimbing siswa menguasai keterampilan digital, berpikir komputasional, serta beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.
