BBPPMPV BOE Gelar Pelatihan Inovasi Pembelajaran Berbasis UNITY

BBPPMPV BOE Gelar Pelatihan Inovasi Pembelajaran Berbasis UNITY

BBPPMPV BOE Gelar Pelatihan Inovasi Pembelajaran Berbasis UNITY

Malang, 16 September 2025 – Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif dan Elektronika (BBPPMPV BOE) menyelenggarakan " Pelatihan Inovasi Pembelajaran Angkatan I" pada 16–17 September 2025. Kegiatan ini dilaporkan oleh Ketua Tim Penjaminan Mutu dan Kemitraan BBPPMPV BOE, Yusnalin, S.S., M.M.

Pelatihan yang diikuti 30 peserta dari unsur PTP, widyaiswara, dan staf potensial di bidang teknologi pembelajaran ini bertujuan meningkatkan kompetensi dalam merancang, membuat, dan mengimplementasikan model pembelajaran vokasi berbasis dunia kerja melalui multimedia interaktif berbasis UNITY. Para peserta juga ditargetkan menguasai konsep deep learning, teknik pembuatan media pembelajaran interaktif, serta mampu menghasilkan produk multimedia siap pakai yang dapat diintegrasikan ke platform Rumah Pendidikan.

Kegiatan pelatihan berlangsung dalam tiga tahap, masing-masing dua hari atau setara 16 jam pelajaran. Hadir sebagai narasumber, Gunawan Wibisono secara daring dan Ibnu Raziq secara luring, yang memberikan pembekalan teknis sekaligus pendampingan langsung kepada peserta.

Dalam arahannya, Kepala BBPPMPV BOE, Dr. I Gusti Made Ardana, S.Pd., M.T., menegaskan pentingnya pengembangan multimedia interaktif sebagai strategi penguatan pembelajaran vokasi. Ia menyebutkan bahwa distribusi perangkat web panel interaktif ke sekolah-sekolah harus diimbangi dengan ketersediaan konten inovatif. Selain itu, kebutuhan modul interaktif dan video pembelajaran terus meningkat, termasuk dari 88 SMKPK yang memerlukan pendampingan.

Lebih lanjut, Dr. Ardana menargetkan minimal empat modul interaktif dapat dihasilkan dari pelatihan ini, dengan harapan jumlahnya bisa berkembang lebih banyak. Ia juga menekankan bahwa produk yang dihasilkan harus unggul, berbeda, dan kreatif sehingga dapat menjadi rujukan nasional.

BBPPMPV BOE sendiri telah menyiapkan alokasi anggaran sekitar Rp16 miliar untuk mendukung pengembangan inovasi pembelajaran hingga akhir tahun. Oleh karena itu, setiap pelatihan diarahkan agar menghasilkan produk konkret yang siap dipublikasikan dan dimanfaatkan secara luas.

“Pelatihan ini bukan hanya soal proses, tetapi bagaimana setiap peserta mampu menghasilkan karya nyata yang mendukung pembelajaran vokasi berbasis dunia kerja. Produk yang lahir dari pelatihan ini akan menjadi bagian dari identitas institusi, bukan sekadar karya individu,” tegasnya.

Dengan adanya pelatihan ini, BBPPMPV BOE menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembelajaran vokasi yang relevan, adaptif, dan inovatif, sejalan dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.

Bagikan:
WhatsApp